Rabu, 21 September 2016

SEOUL PALACE: Resto Makanan Korea Paling Otentik dan Terjangkau di Semarang (menurut gue)


Hai everybody, yak ampun lama banget aku ga posting apapun di sini, APAPUN. Rasanya habis mutasi ke tempat baru jadi sering pulang malem, bahkan buat draftnya aja kayak males gitu ya, secara seharian kerja tangan lelah pegang keyboard sama mouse, jadi kalau udah pulang kantor tuh rasanya males banget ngetik-ngetik lagi :( tangan hayati lelaaah baaaaaang... *curhat dulu*

Jadi sewaktu aku berkunjung ke my hometown alias pulang kampung, aku sempetin banget nih jalan dan cari makanan yang GAK ADA di Jakarta yah. Dan berhubung lagi pengen makanan Korea jadi aku searching dan ajak my someone special makan disini... taraaaa SEOUL PALACE...

Seoul Palace ini emang cuma ada di Semarang, istilahnya gak ada (belum ada) cabang di luar Semarang. Pas searching kebanyakan reviewnya postif banget ketimbang resto Korea lain di Semarang yang bahkan ada cabangnya di mana-mana (guess what, pasti orang Semarang taulah ya)..

Niatnya mau makan di sini habis nonton, dan kebetulan jam selesai nontonnya jam setengah limaan sore. Langsung cus lah kita ke Resto ini yang jaraknya gak jauh dari bioskop. Oh ya FYI, alamatnya di Jln Pandanaran no 109, Semarang. Kalau dari Simpang Lima kiri jalan, gak jauh lah pokonya. Unfortunatelly pas sampai nih, kok sepi banget parkirannya ya, kita tanyalah ya, ternyata lagi istirahat. So, kalian kalau pas lagi di Semarang pengen makan di sini harus datang antara pukul 11.00-15.00 dan 18.00-22.00. Kalau kalian datang antara pukul 15.00-18.00 restonya istirahat. Dan kalau nggak salah bukanya tiap hari kok ya.

First impression aku masuk ke restonya, kesannya tradisional banget, nyaman, tenang, sepi, dan dipenuhi foto-foto dan dekorasi ala ala Korea. Aku makan di lantai 1, tapi kurang tahu ya ada meja makan atau nggak di lantai 2, yang jelas ada tangganya. Pas aku datang masih sepi, tapi lama-lama resto ini rame juga ya... Ohya, walaupun banyak koko2 dan cici2 yang makan disini, makanan di sini halal kok no pork, tapi ya tetep ada beer dan soju kalau kalian mau hahahahaha
 
side dishes
Jadi kalau kalian pesan menu BBQ maka panggangan di tengah meja itu akan dibuka, kalau enggak ya engga dibuka (apasiih). Lalu, datang berbagai macam side dishes seperti salad, kimchi lobak, kimchi sawi, teri (ini enak gurih), kacang tanah (entah goreng atau panggang), sejenis pancake korea, kimchi timun. Pokoknya meja jadi penuh kayak foto di atas, padahal cuma berdua hahaha 

Beef Kimbab

Kita order Kimbab, beef Kimbab. 10 potong. Isiannya generous banget. Kenyang banget deh pokonya. Kimbab ini disajikan sama kecap asin, wasabi, sama chili sauce. Harga beef kimbab ini Rp 46,000.
 
Jjajangmyeon

Yeai.. Jjajangmyeon!!! Dari dulu pengen bangeeet makan ini gara-gara ngiler tiap liat drama korea atau kshow. Tapi kata aku kurang berasa bumbunya, secara ya lidah lidah orang Indonesia harus kena rasa gurih, coba kalau rasanya gurih pasti enak, hahahhaha..
Mienya sih gede gitu ya, dan pas disajikan udah hampir dingin gitu. Harga Jjajangmyeon Rp 50,000.
 
Cumi BBQ

Untuk main dishnya kita juga pesan Korean BBQ dengan milih cumi. Karena habis Idul Adha dan mabok daging sapi, jadi mending pesen seafood aja lah ya. Pilihan untuk BBQ ini ada banyak. Kalau untuk cumi ini per porsinya Rp 71,500. Yang manggangin waitressnya langsung di meja kita. Pilihan BBQ lainnya antara 70 ribuan sampai 200 ribuan, tergantung jenis bagian daging dan jumlah per porsinya. Cuminya ini udah di marinated pake bumbu entah apalah yang penting enak, dan ada irisan daun bawang dan bawang bombay.
 
Lettuce wrap (Ssambap)

Nah cara makan BBQ ini dengan di wrap dengan lettuce, atau namanya Ssambap. Aku ambil sehelai daun selada, di atasnya aku taruh 1 slice cumi, berbagai macam kimchi, teri, kacang, sauce, doenjang sauce. Lalu, langsung dilahap dalam satu suapan hap. Jadi bikin ssambapnya jangan besar-besar, nanti ga muat masuk mulut hehehe.

Patbingsu

Untuk dessert, kita pesan Patbingsu atau es kacang merah. Lumayan lah berasa. Cuma tampilannya gak sesuai sama gambarnya (as always) hahaha. Satu porsi patbingsu ini harganya Rp 21,000. Selain patbingsu, juga ada beberapa dessert es es yang lain, ada juga es cream korea. Harganya relatif terjangkau ya.
Untuk minumnya kita pesan Boricha (teh khas Korea). Satu gelas Rp 12,500 dan ini free refill. Rasa tehnya menarik bgt lho, bedalah dengan teh dari daun Camellia sinensis, hahahaha

Saat bayar, di billnya hanya dikenai pajak 10% tanpa service tax, padahal pelayanannya ramah dan lumayan cepat lho kataku,.. 

Ohya, kalau makan di Seoul Palace Korean Restaurant ini enakan makannya ramean karena kebanyakan menu di sini porsinya besar dan banyak banget. Tuh Jjajangmyeon aja banyak banget, dan katanya pun nasgor kimchi di sini porsinya besar. Ada Buddae Jiggae yang memang bisa sharing ber-3 atau 4 orang. Sebenernya waktu ke sana itu pengen pesen Naengmyeon alias mi dingin, cuma kalau malam2 makan mi dingin kan aneh ya, yaudah next time ajalah kalau ke sana pas jam makan siang, hehehe

Sebenarnya saat searching, di Semarang udah mulai banyak restoran yang menyajikan makanan Korea semisal Chung Gi Wa dan Gang Gang Sulai. Cuma pas searching menunya kok gak sreg ya, terutama kalau CGW kan ada menu pork, ya kalau yang memang bisa makan sih ya silahkan, cuma kalau aku kan emang ga boleh makan, walaupun bisa pesan beef dan menu halal lainnya kan peletakan di dapur untuk peralatan masaknya kan aku ga tau ya.. *sudahlah jangan terpengaruh kalau yang ini ya hehehe*

Nah, posting kali ini cukup sampai di sini ya, sekian untuk review Seoul Palace Korean Restaurant.
Happy eating!!!

Rabu, 20 Juli 2016

GARDENING: My Colorful Flowers (If You are Agree)

tagetes or marigold

Hello!
It seems long time I did not Posting anything, hahaha
And right now I just wanna show my Flowers Collection off...

When I went Home (actually my parents home-where I was born) several weeks ago, I have took some photos of them especially because of the most of them were blooming, wow! Ok let's check my Flowers out bellow..

colorful flowers

Guess what the name of flowers they are, oke let us see from the top of the picture. Left side is Marigold and the Right side is Alamanda I say it. I bought the Alamanda as a 30 cm plant in the nursery. Now, look at the center. Left side is Morning Glory and the right side is Zinnia. Then in the left side of the bottom is Petunia and the right side is Marigold. The type of this marigold is dwarf plant and I grow them from seeds.

tagetes or marigold

The Picture above is photo of my Marigold's collection. I only have 2 varieties. Several months a go I've tried to grow some varieties of dwarf french marigold but it was failed. I grew them from seed which is bought from online shop. The Viability and Vigor was bad at all. But I still wanna grow them, and wanna buy them from another snline shop.
Ok, the top and the left side of the picture above is my F1 local varieties marigold. It is called Marigold Mega F1 from Panah Merah which is have minimum 50 cm of plant height, yellow petals, and big flowers (compare to my hand). This variety looks like pompom and I love it!
Then, on the right side is another local variety, but I do not know the correct varieties. I got the seed from my favorite "seeds online shop", she gave me this marigold seeds as a bonus. This plant has 30 cm of plant height on average, yellow petals, and tinny flowers (not very tinny I mean).

ipomoea morning glory

The picture above is Morning glory and actually I have the another color, star pink, but they were not blooming at that moment.
mix zinnia or bunga kertas

It is time for Zinnia. I bought the seeds from online shop too. The label says that they are mix color of Zinnias and I planted 6 zinnias seedling. Three of them are pink and the another three are Orange. I love the colorful Zinnias. Right now I am trying to plant another seeds of zinnia ang I hope I could get the red, white and yellow zinnia.

petunia mixed

And last but not least, the picture above is my Petunias. I bought the mixed seeds from online shop and I started plant the seed in the tray on fourth week of February. On the third or fourth month, they started to bloom. I planted so much seeds, very very tinny seeds, lighter than sands. Only 4-6 seedlings could survived till they were blooming like this. I have white, purple, pink, light purple and deep red colors.


Here they are, next time I will show my other flowers collection off. Hahahahaha..

I am so glad if you wanna share yours too...

Happy Gardening!



Jumat, 24 Juni 2016

RECIPE: Cilok Kuah Pedas Sedaaaaaap dan Mudah

Hai Hai Assalamualaikum...

     Gak kerasa seminggu lagi libur yaaaah, yang mau pulkam yang mau pulkam heheheh termasuk aku...

     Anyway kali ini aku mau share satu jenis makanan, tepatnya jajanan yang pernah aku buat sebelum bulan puasa ini. Cilok. Yah cilok, aku buat cilok kuah pake cabe rawit, jadinya pedes.

cilok kuah pedas


     Yuk dicek aja langsung...

bahan-bahan cilok kuah

Bahan-bahan untuk cilok adalah:
1. Tepung tapioka atau tepung kanji 250 gram
2. Tepung terigu 250 gram
3. Daun kucai/daun bawang beberapa batang sesuai selera
4. 1 siung bawang putih dihaluskan
5. Lada bubuk sedikit
6. Garam secukupnya
7. Penyedap rasa kalau mau
8. Air 100-200 ml (air hangat)

Bahan untuk Kuah:
1. 750 ml air
2. 2 siung bawang putih dihaluskan
3. 5-6 buah cabe rawit/sesuai selera, dihaluskan
4. Garam secukupnya
5. Gula secukupnya
6. Kaldu bubuk kalau mau
7. Minyak goreng sedikit untuk menumis

     Bisa juga diberi isian, aku kasih isi keju cheddar, heheh bisa isi daging ayam atau apalah apalah heheh.

Cara Buat:

cara membuat cilok
     Haluskan bawang putih dan potong kucai untuk bahan cilok

cara membuat cilok
     Campur tepung terigu, tepung tapioka, bawang putih halus, kucai, garam dan lada. Buat lubang di tengahnya, lalu tuang air sedikit demi sedikit. Kalau aku, 100 ml dulu, kalau masih blm nyatu semua, tambahkan lagi sedikit. Pokoknya sampai adonan kalis seperti gambar di atas yang paling kanan.

cara membuat cilok
     Bentuk bola-bola dan aku isi dengan keju yang ak potong dadu. Selesaikan hingga adonan habis.

cara membuat cilok
     Tumis bawang putih dan cabai rawit yang sudah dihaluskan. Kemudian masukkan air. Bumbui dengan garam, gula dan kaldu bubuk. Masak sampe air mendidih. Kemudian masukkan cilok ke kuah. Masak kembali hingga matang dan cilok mulai mengapung.

Dan Tadaaaaaa.....
Jadilah cilok seperti foto yang paling atas...
Mudah dan gampang kok bahan-bahannya...
Pas buat takjil...

Selamat mencoba dan selamat menjalankan ibadah puasa :)




Senin, 13 Juni 2016

RECIPE: Biji Salak Ubi Merah yang Pas untuk Berbuka Puasa


     Marhaban Ya Ramadhan...
     Selamat berpuasa aku ucapkan untuk kalian semua yang sedang menjalankan ibadah puasa, semoga lancar ya puasanya hingga Idul Fitri nanti...

     Ngomong-ngomong tentang Puasa dan Ramadhan pasti gak jauh dari kata sahur dan berbuka puasa.            Apalahi pas buka puasa ya, banyak banget sekarang ini muncul "meja" dadakan di pinggir jalan hahahha, yaiyalah tiba-tiba pasang meja, atasnya tersedia macam-macam takjil untuk berbuka puasa. Banyakan sih ya lontong oncom, gorengan, es buah, kolak dan biji salak. Eh nyinggung-nyinggung biji salak nih, pas buka puasa pertama aku berbuka dengan takjil buatanku sendiri lho (walaupun waktu itu matengnya habis magrib hehehehe)...

Taraaaa....
biji salak ubi merah kuah

     Rasanya, manisnya pas, kenyalnya pas, enak deh pokoknya *muji-muji masakan sendiri itu harus banget*
Yaudin yuk aku bagiin resepnya..

bahan biji salak

Bahan Biji Salak:
  • 300 gram ubi merah (kira-kira aja), kupas kulitnya, kukus, lalu hancurkan (bisa pakai garpu, ulekan atau tangan)
  • 100-125 gram Tepung Tapioka/Kanji (kira-kira 4-5 sendok makan munjung)
  • Sedikit garam
Bahan Kuah Biji Salak:
  • 750 ml air
  • 150 gram gula merah/aren (sesuai selera), diiris kasar
  • Gula pasir secukupnya
  • Garam secukupnya (dikit aja)
  • 2 ruas jari jahe
  • Daun Pandan kalau ada
  • Satu sendok tepung Tapioka/kanji dilarutkan dengan 100 ml air
Bahan Pelengkap:
  • 65 ml santan instan dilarutkan dengan 250 ml air
  • sedikit garam
  • daun pandan kalau ada
  • Satu sendok tepung tapioka dilarutkan dengan 100 ml air (optional)

cara buat biji salak

Cara Buat:
  • Campur ketiga bahan biji salak. Uleni sampai adonan kalis. Kalau masih menempel di tangan, tambah lapi tepung tapiokanya. Pokoknya sampai adonan kalis dan nggak nempel di tangan.
  • Bentuk adonan tadi. Bisa bulat-bulat ataupun lonjong. Kalau mau dikasi isian juga bisa tuh. Kalau yang aku buat kemarin aku kasih isian gula merah yang udah disisir. Bisa juga kasi isi keju, coklat, ubi kukus atau kurma, bisa banget.
  • Sementara ngebulet-buletin adonan, bikin kuahnya dulu. Masak air dengan Jahe dan Daun pandan (kemarin aku ga ada, jadi pakai jahe aja). Pas udah mendidih, masukin gula merah, gula pasir dan garam, dan yang terakhir larutan tepung tapioka/kanji. Tunggu hingga mendidih.
  • Setelah mendidih, masukkan biji salak tadi ke dalam air gula yang mendidih. Masukin aja semuanya.
  • Masak hingga biji salak mengapung. Masak hingga beberapa menit (gak perlu lama-lama, sesuai perasaan aja hehehe)

memasak biji salak ubi merah

  • Untuk pelengkanya, semua bahan dimasak terpisah hingga mendidih. Atau kalau ngga mau report, saat biji salah sudah mengapung, masukkan santan dan masak hingga mendidih kembali.
Sekian resep terbaru aku kali ini, selamat mencoba dan selamat menunaikan ibadah puasa :)




Jumat, 20 Mei 2016

GARDENING: My "May" Green Garden

Hai,,,
Selamat Pagi!!!

     Perasaan minggu ini aku aktif banget posting ya, dalam satu minggu, ini adalah postingan ke-4. Wew..

     Kali ini ganti tema dan topik kok, balik lagi ke "GARDENING" yuk. Aku mau sharing gimana kondisi kebun atau halaman rumahku pas aku pulang kampung awal Mei kemarin (pas looong weekend).

     Jadi aku seneng banget, karena finally bunga petuniaku yang aku tanam sendiri dari benih sudah berbunga. Semai benih dari awal Februari dan pas aku pulang kemarin dia berbunga. Sebenernya kata Ibuku udah pernah berbunga sebelumnya itu, mungkin sejak April kali ya. Baiklah aku list aja ya per foto, mari diliat...

1. Amarilys
Bunga Amarilys
Bunga Amarilys warna Orange, entah masuk varietas atau kultivar apa.
      Nah pas aku pulang kemarin, pas banget Amarilys di depan rumah Embahku (sebelahan banget sama rumahku) berbunga dan kalau Amarilys berbunga itu kan satu tangkai bisa sampai 4 bunga tapi memang nggak berbarengan mekarnya. Kalau kalian perhatikan di foto di atas, masih ada 2 bakal bunga lagi yang belum mekar. Dan lihat umbinya yang nongol di bawah itu, besar banget kan. Ini bakal jadi indukan karena tunggu aja beberapa minggu lagi pasti bakal tumbuh umbu anakan di sekeliling umbi induknya. Selain yang warna orange ini, ada yang warna merah gelap juga, mekar pas aku pulang yang long weekend Maret kemaren dan gak ke-foto. Kata Mbah putriku juga ada warna Putih dan Variegata (campur) tapi aku belum pernah nemuin yang putih pas mekarnya.

Tanaman Amarilys
Rumpunnya berkumpul, awalnya cuma 1 umbi, jadi banyak gitu kan.
     Amarilys ini termasuk cepet banget berkembang biaknya. Umbinya cepet banget tumbuh. Contohnya pot di atas ini. Awalnya cuma 1-2 umbi, kemarin itu jadi banyak banget kan. Ini harus segera di pisah. Dan pas pulang kemarin aku jg bantu embah putriku misahin umbi Amarilys ini, soalnya udah acakadut dalam satu pot hehehehe. Kita cuma berhasil mindahin satu pot umbi, habisnya capek banget sih, susah misahinnya jadi pot harus dibongkar setanah-tanahnya.

     Yang minat Amarylis, boleh sini dateng aja ke rumah, aku cabutin satu hehehhehe

Amarilys Oleh-oleh
Umbinya oleh-oleh dari Brastagi, Medan
     Kalau foto di atas ini tumbuh dari umbi yang dibeliin temenku pas jalan-jalan ke Medan. Bener-bener umbi thok, gada akarnya sedikit pun. Awalnya aku khawatir nggak tumbuh. Ternyata tumbuh meskipun telat.

     Untuk cara tanam dari umbinya, nanti akan di posting menyusul ya setelah berbunga :)

2. Gladiol
Tanaman Gladiol
Umbinya juga oleh-oleh dari Brastagi, Medan
     Bermodalkan umbi (belum berakar) hasil oleh-oleh dari Medan juga aku menanam gladiol. Kata Gladiol itu kalau nggak salah berasal dari Yunani yang artinya "pedang", ya karena memang bentuk tangkai bunganya panjang kayak pedang gitu dan satu tangkai itu bunganya banyak. Aku langsung tanam di halamanku, bukannya di pot atau polibag. Bismillah aja aku tanam akhir Maret. Estimasi aku nggak terlalu tinggi sih, ternyata nggak sampai 6 minggu pertumbuhannya Masya Allah cepet banget. Soalnya aku tahunya kan gladiol banyak dibudidayakan di dataran tinggi sedangkan letak rumahku kan di dataran menengah sekitar 400-500 mdpl jadi khawatir aja susah tumbuh. Tapi memang ada satu umbi yang telaat banget tumbuhnya (foto kiri atas), tuh baru bertunas di saat ketiga kawannya punya daun sudah tinggi-tinggi.Untuk ketiga umbi lainnya sudah muncul rata-rata 4 daun dan satu umbi muncul 2-3 tunas lhoh. Tinggal tunggu berbunga setelah daun ke-7nya muncul. Semoga berbunga dengan cantik ya..

     Untuk cara tanam dari umbinya, nanti akan di posting menyusul ya setelah berbunga :)

     Ohya, di sebelah-sebelahnya itu ada tanaman tagetes/marigold, belum berbunga sih dan lupa aku foto langsung tanamannya.

3. Sedap Malam
Tanaman sedap malam
Umbinya oleh-oleh dari Medan juga
    Heiiii, iini bukan rumput yaaaa, apalagi kalau dibilang rumput gajah hahaha, memang mirip sih ya, tapi ini seriously tanaman sedap malam kok. Aku tanam dari umbi (tanpa akar dan tunas) pada akhir Maret. Kalau berdasarkan searching di internet, sedap malam akan berbunga saat umur 4 bulan setelah tanam. Lumayan lama ya tapi semoga berbunga pas lebaran besok biar ngga beli bunga lagi di pasar, hehehehe

     Untuk cara tanam dari umbinya, nanti akan di posting menyusul ya setelah berbunga :)

4. Petunia
bunga petunia
Petunia hasil tanam dari benih
     Sebenarnya aku punya 2 pot gantung Petunia, tapi yang baru berbunga yang pot ini. Yang satunya baru muncul bakal bunganya, mungkin kalau sekarang sudah berbunga. Kalau yang di pot ini dari 3 atau 4 tanaman yang berhasil tumbuh dari benih, baru 2 yang berbunga. Yang satu warnanya putih dan yang satu warna ungu ini, karena pas aku beli memang tertulis di labelnya "Petunia Mix". Yang putih aku lupa foto karena sudah berbunga duluan. Cantik kan..Aku juga lagi coba tanam Petunia jenis lain (yang kelopaknya nggak polosan kayak gini) dari benih juga. Semoga tumbuh ya... Amiin

5. Morning Glory
Bunga Morning Glory
Morning glory yang tumbuh dari benih
     Benih morning glory ini awalnya aku semai di Jakarta dan pas aku pulang akhir Maret aku bawa dan pindah tanam di rumah. Ada 3 yang tumbuh dan aku pindah tanam di rumah tapi yang baru berbunga yang satu ini dan warnanya pink. Jadi yang 2 aku belum tahu warnanya apa karena aku belinya "Mix". Kalau aku perhatikan sih sepertinya dia ini sudah pernah berbunga sebelumnya soalnya aku menemukan bakal biji (tuh keliatan di pojok kiri bawah). Morning glory ini jenis tanaman merambat, jadi cucok dan cantik kalau di tanam di dekat pagar trus batangnya dililitkan seperti ini, nanti ujungnya akan melilitkan sendiri.

6. My Other Green Space


Pas di depan teras rumah
Semua jenis tanaman yang pas di depan teras rumahku
     Plastik warna hijau tua itu adalah growing bed yang aku beli di T*k*pedia. Aku beli 3 ukuran, S, M, dan L. yang L belum aku pakai karena ternyata ukurannya besar banget. Sedangkan yang baru aku pakai adalah yang ukuran lebar 20 dan 30 cm seperti foto di atas. Sedap malamnya aku pindah ke growing bed yang ukuran 20 cm. Tanaman yang aku transplan di growing bed ukuran 30 cm adalah tomat, cabai, kemangi dan bunga garland daisy. Nah kalau melihat space kosong itu sebenernya sudah aku tebar benih. Ada benih kangkung, bayam hijau, bayam merah, caisin, kailan dan kacang panjang. Pas aku cek hari minggunya sebelum balik Jakartaa sih untuk kangkung, caisin dan bayam udah mulai tumbuh. Yah semoga bisa tumbuh besar biar bisa dioseng sama Ibukku di rumah.

     Selain aku taruh growing bed, langsung di tanahnya juga ada pohon buah Tin, buah Mangga, Pepaya, Talas, Cabe, Amarilys, Gladiol, Tagetes/Marigold, Marigold, Alamanda Kuning dan satu tanaman rambat bunga ungu yang aku nggak tahu namanya (lama banget nggak berbunga).

     Oke sekian aja sharing "pamer" kebunku yang sempit dan nggak seberapa itu. Nanti pas pulang sebelum lebaran aku sharing lagi kalau ada yang perlu di "pamerin" hahahahaha  #justkidding

     See yaaa....



RECIPE: Manisan Nanas Praktis yang Menyegarkan Siang Harimu

Hallo..

Running 2 postings about "masak-memasak" nih karena memang praktis dan simpel. Sebenarnya masih ada satu lagi yang mau aku posting hari ini tapi hayati lelah ngetiknya, lumayan bikin olahraga tangan kan hahahaha

Manisan Nanas

Nah, ngeliat foto di atas ini pasti bikin ngeces, apalagi kalau siang-siang pas panas-panas. Ini aku foto pas habis keluar dari kulkas. Segernya maknyooosss. Ini aku buat karena aku lupa kalau pas jam makan siang aku beli Nanas potong di abang-abang, kalau aku simpen di kulkas kantor buat siang besoknya pun rasanya pasti bakal aneh, basi-basi gimana gitu, yaudah aku putuskan untuk dibuat manisan aja. Langsung aja yuk disimak How to make it...

BAHAN & ALAT

bahan-bahannya nih


  • Nanas 1/2 bagian buah, sekitar 250 gram, potong-potong besarnya sesuai selera
  • Gula Pasir 8 sdm
  • Garam 1 sdt
  • Air 750 ml
  • Magic com, alat untuk merebusnya
  • Sendok untuk mengaduk
CARA BUATNYA

air di dalam magic com


Pertama-tama, rebus air di dalam magic com (tekan COOK ya), masukkan gula pasir dan garam, tunggu aja sampai mendidih. Santai aja sih kalau masaknya pakai magic com, bisa disambi ngerjain tugas, ngegame, googling, chatting atau nonton sinetron hehehehe

Masukkan nanasnya yaa

Setelah air gula dalam magic com mendidih, masukkan nanasnya ya, tutup dan tunggu hingga mendidih. Setelah mendidih, tunggu dulu beberapa menit (kurang lebih 5 menit) kemudian matikan magicom, cabut colokannya ya...

Diamkan dulu sampai dingin tetap di wadah tersebut. Setelah dingin langsung dipindahkan ke wadah tertutup (se air-airnya ya). Simpan deh di kulkas. Nikmat kalau dingin, "kuah/sirupnya" juga endeeeeesss, seger banget.....

Untuk tingkat kemanisan bisa disesuaikan, kalau pakai resep ini jadinya gak manis-manis banget kok, kalau terlalu manis kan bisa ditambahkan es batu. Buahnya pun bisa diganti, bisa mangga, salak (kalau salak direndam kapur sirih dulu, soalnya salak cepet berubah warna jadi kecoklatan) atau dondong. Kalau aku suka banget nanas diginiin, soalnya rasa kuah "sirup" rebusannya jadi aroma dan berasa nanas bgt, bercampur sama gula pasir jadi nendang bangeeet deeeh!!!!

Recommended banget buat menyegarkan Siangmu yang terik!!!

Selamat mencoba... :)

RECIPE: Brownies A la A la using My Lovely Magic Com

Halloooo...

     Kali ini aku mau sharing tentang topik yang lain, karena mumpung masih "anget" banget, biar nggak lupa.

     Jadi ceritanya 2 hari yang lalu pulang kantor aku belanja ke Superind*. Nah habis itu kepikiran pengen bikin sesuatu yang memang udah lama pengen dibuat. Gara-gara ada yang posting di FB dan aku lihat resepnya praktis banget terutama untuk aku yang anak kost yang semua peralatan dapur serba terbatas. Berawal dari postingan seseorang di sebuah group/komunitas masak memasak, aku akhirnya langsung eksekusi deh. Tapi aku juga sempet googling dan cari resep yang lebih praktis. Nah mari yuk disimak step-step pembuatan Brownies a la a la pake magic com ini.

BAHAN & ALAT

bahan untuk membuat brownies a la a la

    Bahannya gampang banget ditemukan dan dicari di Minimarket/Supermarket. Takarannya pun gampang diinget:

  • Telur Ayam 2 butir
  • Gula Pasir 5 sdm
  • Tepung Terigu (aku pakai segituga biru) 5 sdm penuh munjuung
  • Cokelat Bubuk 5 sdm (bisa ditambah atau dikurangi sesuai selera)
  • Susu Kental Manis Coklat 5 sdm (bisa ditambah atau dikurangi sesuai selera)
  • Margarin 5 sdm (lelehkan dengan cara di tim)
  • Baking Powder 1/2 sdt
  • Keju Parut/meses untuk Taburan

     Alatnya juga nggak ribet lho:

  • Mangkok dengan ukuran yang cukup besar
  • Garpu
  • Sendok
  • Magic com tentunya (di sini my lovely magic com ukurannya 0.7 liter merk miyak*)

CARA MEMBUAT

     Yuk sekarang diintip step-step pembuatannya olehku.. :)

step-step pembuatannya

1. Masukkan 2 butir telur (kuning dan putihnya ya) ke dalam mangkok besar tadi. Maukkan juga gula               pasirnya. Setelah itu kocok dengan garpu.
2. Kocok hingga warnanya jadi pucat seperti di gambar. Aku ngocoknya sampe tanganku pegel banget             hehehehe. Ya sekitar 10-15 menitan. Sambil istirahat aja setiap beberapa menit.
3. Setelah itu masukkan terigu. Aduk/campur hingga rata dan tidak ada gumpalan terigu.
4. Setelah campuran terigu, gula dan telur rata, masukkan cokelat bubuk, susu kental manis, margarin cair,         dan baking powder. Aduk kembali sampai rata dan tidak ada gumpalan coklat bubuknya ya...

step-step pembuatannya

5. Lapisi bagian dalam "panci" atau "loyang" magic com dengan margarin (aku ngelapisinnya pakai sendok),       nggak perlu rata-rata banget yang penting semua kena margarin. Trus iseng aku taburin sedikit terigu juga.     Entahlah ini terigu ngaruh atau enggak heheheh
6. Tuang adonan brownies a la a la-nya ke dalam loyang a la a la juga hehehehe sampai adonan habis bis bis      bis ya..
7. Done. Masukkan ke magic com ya. Tekan Cook! 

     Setelah tekan COOK ngga berapa lama (ngga nyampe 10 menit) indikator langsung pindah ke WARM. Kalau aku, aku tekan COOK hingga 4 kali sampai benar-benar matang menurutku. Tipsnya, saat tekan COOK yang pertama dan sudah naik ke WARM, diamkan dulu sekitar 5 menit. Kemudian baru tekan COOK lagi. Saat naik ke WARM lagi diamkan dulu sekitar 5 menit (supaya indikator dan element-nya tidak cepat rusak) begitu untuk berikutnya sampai dikira matang. Ngeceknya tusukin aja tusuk sate atau garpu ke bagian tengah kuenya, kalau sudah kering berarti sudah matang.

      Nah, merk magic com juga mempengaruhi lho teman-teman, terutama saat proses COOK yang kedua dan seterusnya (sampai matang). Kalau untuk merk c*sm*s ukuran 1 liter, COOK kedua dan seterusnya akan bisa ngangkat dan tidak langsung back ke WARM. Kalau untuk merk miyak* saat COOK kedua dst tidak bisa ngangkat karena isi di dalamnya terlalu ringan jadi kalau aku ada cara untuk mengakalinya. Siapkan serbet makan bersih (yang kotak-kotak itu lho), lipat memanjang kali, buka tutup magic com kemudian letakkan serbet yang sudah dilipat tadi di bagian antara "mulut magic com" dan tutupnya. Kemudian tutup magic com dan tekan COOK, jika indikator COOK menyala (warna merah), diamkan tunggu hingga WARM, namun jika tidak mau, lipat lagi dan coba lagi sampai indikator COOK saat ditekan menyala. 

     Tapi, harus pakai perasaan ya dan hati-hati, kalau nggak hati-hati nanti magic comnya bisa rusak. Sorry untuk foto "akal-akalan" aku lupa ngga aku foto hehehe

     Dan berikut setelah 4 kali COOK, total waktu yang dibutuhkan untuk COOK di magic com krg lebih satu jam.

brownies a la a la using magic com
Setelah 4 kali COOK, mateng deeeh. Disini kejunya aku taburkan saat akan COOK ke-4

brownies a la a la using magic com
Mengembang kan, nggak bantet lhoh..

brownies a la a la using magic com
Yummy......!!!
     Untuk takaran resep di atas tadi memang jadinya sedikit, sesuai lah dengan ukuran magic com yang kecil. Bisa dikalikan kok resepnya. Untuk magic com aku ini kayaknya masih bisa untuk adonan 2 kali resep. Dan untuk first try ini bisa dibilang berhasil lah, kuenya nggak bantet, tapi nggak moist banget juga sih. Untuk tingkat kemanisan menurutku yang nggak terlalu suka manis sih ini udah pas tapi menurut beberapa temen yang ngicipin sih katanya kurang manis. Jadi gulanya bisa disesuaikan lah ya. Kalau mau a la a la Amanda, bisa jg bikin chocolate ganache (dark cooking chocolate di tim dicampur whipping cream cair) lalu ganachenya dioles ke seluruh bagian cake-nya, bisa juga cake dibelah melintang lalu oleh ganache di tengahnya (jadi pengen bikin lagi cuy).
  
     Sekian sharing aku tentang Brownies a la kadarnya hahahaha, masih ada resep praktis yang mau aku share, ditunggu ya...

Selamat beraktivitas!!!